Ketum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Usulkan Pemerintah Perbesar Tempat Isolasi Mandiri Terkait Antisipasi Omicron

Jakarta - Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dr. Daeng M Faqih mengusulkan kepada pemerintah untuk memperbesar tempat isolasi mandiri terpadu mengantisipasi gelombang Covid-19 varian Omicron. Dia khawatir bila penularan semakin tinggi banyak masyarakat mencari tempat isoman.

"Khususnya omicron ini kan memang ringan dan tidak bergejala, mungkin penyediaan pelayanan ini sedikit dimodifikasi dengan memperbesar isoman-isoman terpadu untuk menampung masyarakat yang dikhawatirkan saat penularan besar itu kemudian dia terdorong mencari tempat pelayanan,"katanya dalam diskusi polemik trijaya 'bersiap hadapi gelombang omicron', Sabtu (15/1).

Menurutnya, bakal terjadi kepanikan di masyarakat bila kasus Omicron melonjak tinggi. Mereka pun akan buru-buru mencari tempat pelayanan isoman.

"Karena kalau terjadi angka sakit yang cukup besar, ini yang kita khawatirkan akan terjadi kepanikan di masyarakat, kadang masyarakat diperintah udah dirumah aja gak bisa, kalau dia merasa sakit kecenderungannya mencari tempat pelayanan,"tuturnya.

Daeng mengakui gejala Omicron memang tidak lebih parah. Tetapi, kasus kematian Omicron tetap ada dan penularannya jauh lebih cepat. Sehingga, antisipasi untuk penyediaan tempat pelayanan harus tetap dilaksanakan.

"Untuk isoman-isoman terpadu yang bisa menampung gejala ringan atau tanpa gejala untuk mencegah kepanikan masyarakat mencari tempat pelayanan itu perlu di persiapkan oleh pemerintah,"pungkasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sebanyak 3.000 Telur Asin Dikirim Untuk Korban Erupsi Gunung Semeru di Lumajang

Polres Bantul Menangkap 23 Pelaku Kejahatan Jalanan, Mayoritas Merupakan Pelajar

Bupati Pandeglang Marah Besar Terkait Hadiah Kejuaran Panjat Tebing Hanya Rp 95 Ribu